Untuk melakukan pengecekan apakah IP address yang di setting sudah masuk atau telah terkonfigurasi dalam debian kita dapat melakukannya dengan mengetik command dibawah ini :
a. Ketikkan command “apt-get Install mc”

b. Jika MC sudah terinstall, ketikkan “mcedit /etc/network/interface” jika IP yang kita setting sudah sesuai dengan yang ada pada tampilan maka IP address telah terkonfigurasi.
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.29
netmask 255.255.255.0
network192.168.1.0
brodcast 192.168.1.255
c. Terakhir lakukan pengecekkan dengan mengetikkan “ifconfig” maka kan muncul tampilan seperti dibawah ini.

Agar kita dapat Sharing Data antar Laptop/PC kita dapat menggunkan aplikasi Samba Server dalam Linux.Fungsi samaba adalah untuk menjembatani Samba server di debian squeeze dimana Samba server merupakan paket yang akan kita gunakan sebagai media untuk melakuan sharing antar Linux dengan Windows.Diharapkan kita dapat mengupload dan mendownload file yang di Share melalui Samba Server. Berikut cara Installasi dan Konfigurasi Samba Server
a. Langkah pertama kita ketikkan command “apt-get install samba”, ikuti proses installasi hingga selesai


b. Lanjutkan untukKONFIGURASI SAMBA, Membuat directory denganusernyapada/home/niashare/ (niashareadalahnama user yang di buatselain root padasaatinstalasidebian) dengan mengetikkan
“mkdir /home/niasharing/”
“chmod 777 /home/niasharing/ -R
“useradd niautari”
“smbpasswd –a niautari”
c. Untukmengakses samba dengan user kitadapatmenambah/mengeditkonfigurasipada“mcedit(nano) /etc/samba/smb.conf”
>>cari kata "share definition" dantambahkanseperti di bawahini: (tekanF7kemudianketikkan kata share definition)
[foldersamba]
path = /home/niasharing/
browseable = yes
writeable = yes
valid users = niautari
admin users = root
*simpandankeluar
Nb : bagi yang tidak ingin menggunakan full akses kita dapat memberikan konfigurasi pada “read only = yes” dan “writeable = no”
d. Seleanjutnya lakukan restart pada samba dengan mengrtik command “/etc/init.d/samba restart”
f. Untuk melakukan PENGECEKAN kita dapat menggunakan langkah berikut:
g. Masukke network -->ketikkan IP tempatinstalasi Samba server contoh : \\192.168.1.29

2. Masukkan user dan pass (jika menggunakan anonymous login, maka tidak perlu)

Akun untuk full akses

Akun untuk No full akses
3. Jika Folder yang tadi di share muncul, makakonfig Samba Server telah selesai dan siap untuk digunakan

a. Ketikkan command “apt-get Install mc”
b. Jika MC sudah terinstall, ketikkan “mcedit /etc/network/interface” jika IP yang kita setting sudah sesuai dengan yang ada pada tampilan maka IP address telah terkonfigurasi.
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.29
netmask 255.255.255.0
network192.168.1.0
brodcast 192.168.1.255
c. Terakhir lakukan pengecekkan dengan mengetikkan “ifconfig” maka kan muncul tampilan seperti dibawah ini.
Agar kita dapat Sharing Data antar Laptop/PC kita dapat menggunkan aplikasi Samba Server dalam Linux.Fungsi samaba adalah untuk menjembatani Samba server di debian squeeze dimana Samba server merupakan paket yang akan kita gunakan sebagai media untuk melakuan sharing antar Linux dengan Windows.Diharapkan kita dapat mengupload dan mendownload file yang di Share melalui Samba Server. Berikut cara Installasi dan Konfigurasi Samba Server
a. Langkah pertama kita ketikkan command “apt-get install samba”, ikuti proses installasi hingga selesai
b. Lanjutkan untukKONFIGURASI SAMBA, Membuat directory denganusernyapada/home/niashare/ (niashareadalahnama user yang di buatselain root padasaatinstalasidebian) dengan mengetikkan
“mkdir /home/niasharing/”
“chmod 777 /home/niasharing/ -R
“useradd niautari”
“smbpasswd –a niautari”
c. Untukmengakses samba dengan user kitadapatmenambah/mengeditkonfigurasipada“mcedit(nano) /etc/samba/smb.conf”
>>cari kata "share definition" dantambahkanseperti di bawahini: (tekanF7kemudianketikkan kata share definition)
[foldersamba]
path = /home/niasharing/
browseable = yes
writeable = yes
valid users = niautari
admin users = root
*simpandankeluar
Nb : bagi yang tidak ingin menggunakan full akses kita dapat memberikan konfigurasi pada “read only = yes” dan “writeable = no”
d. Seleanjutnya lakukan restart pada samba dengan mengrtik command “/etc/init.d/samba restart”
f. Untuk melakukan PENGECEKAN kita dapat menggunakan langkah berikut:
g. Masukke network -->ketikkan IP tempatinstalasi Samba server contoh : \\192.168.1.29
2. Masukkan user dan pass (jika menggunakan anonymous login, maka tidak perlu)
Akun untuk full akses
Akun untuk No full akses
3. Jika Folder yang tadi di share muncul, makakonfig Samba Server telah selesai dan siap untuk digunakan





